Pilkada Bekasi – Rakyat Apatis, tetapi Masih Menaruh Harapan kepada Kepala Daerah

March 12, 2007 at 8:55 pm Leave a comment

(Kompas) – Suasana di tempat pemungutan suara atau TPS 09 Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/3) tampak santai.

Panitia Pemungutan Suara menunggu pemilih datang satu per satu. Namun, yang datang hanya sedikit. Dari 610 pemilih pemilih terdaftar, hanya 133 orang yang datang untuk menggunakan hak pilihnya.

Selepas pukul 13.00, panitia mengumpulkan saksi. \”Di sini kertas suara yang digunakan hanya 133 lembar. Masih ada 477 kertas suara lagi yang masih bersih. Sesuai peraturan, kertas suara ini harus diberi tanda silang,\” kata Ketua TPS 09, Eddy Sumartono. Lalu kertas-kertas suara itu pun ditandai silang.

Seorang yang hadir bergumam, \”Betul-betul pemborosan. Kertas suara dibuang sia-sia. Mengapa begitu banyak yang tidak datang ke TPS?\”

TPS itu berlokasi di Sekolah Karya Iman di Lippo Cikarang, Bekasi. Di sekolah itu berdiri tiga TPS, tetapi pemilih yang datang ke TPS itu rata-rata kurang dari 30 persen.

Mengapa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi ini kurang mendapat respons masyarakat? Eddy berpendapat sosialisasi kepada masyarakat mengenai pilkada masih kurang. Selain itu, data pemilih pilkada masih mengacu pada data pemilih pada Pemilihan Presiden 2004. Alhasil, banyak data yang tidak sesuai. Dampaknya, banyak warga Lippo Cikarang yang sebenarnya sudah datang ke TPS terpaksa pulang gigit jari karena nama mereka tidak tercantum dalam daftar pemilih.

B Kurniawan Sulistya (29), misalnya. Warga Jalan Pinus Hijau Tengah itu pindah ke Lippo Cikarang Juni 2006. \”Saya mendapatkan KTP Cikarang pada September 2006. Seharusnya nama saya ada dalam daftar pemilih. Tapi setelah dicek, tidak nongol. Saya pikir, dengan KTP ini saya boleh mencoblos, ternyata tidak juga,\” katanya.

Hal senada dikatakan Suharno (29), warga Meadow Green, Lippo Cikarang. Nama Suharno dan istrinya juga tidak muncul dalam daftar pemilih tetap. Di TPS 08, sedikitnya 20 warga kecewa karena nama mereka tak tercantum sebagai pemilih. \”Heran, kami sudah antusias hendak memilih, malah nama tak ada,\” katanya kecewa.

Ketua TPS 10 Wong Liong Tje mengatakan, sedikitnya warga yang datang ke TPS karena banyak data tidak akurat. Hal senada disampaikan Ketua TPS 11 Taman Dago Permai, Marino. Perpindahan penduduk di Lippo Cikarang sangat cepat. Karena itu, data tahun 2004 saat pemilihan presiden sudah berbeda dengan data tahun 2007.

\”Banyak kasus mirip yang terjadi di kompleks perumahan. Pihak desa menggunakan data lama yang sudah tidak akurat lagi. Bagaimana mungkin data tahun 2004 tetap dipakai pada pilkada tahun 2007? Misalkan anak saya pada tiga tahun lalu berusia 15 tahun, artinya pada pilkada ini namanya tak terdaftar,\” katanya.

Tenggat yang sangat mepet juga menyebabkan banyak undangan datang ke TPS untuk mengikuti pilkada tidak sampai ke orang yang bersangkutan.

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR) Jeirry Sumampouw, Minggu sore, mengatakan beberapa temuan JPRR dalam Pilkada Bekasi, antara lain tingkat partisipasi pemilih di bawah 50 persen dan data pemilih sangat buruk karena menggunakan data tahun 2004. \”Bahkan ada beberapa TPS yang masih menggunakan daftar pemilih sementara,\” kata Jeirry.

Guru besar ilmu administrasi negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Eko Prasojo, berpendapat rendahnya tingkat partisipasi pemilih dalam pilkada disebabkan dua hal. \”Pertama, sikap apatis dan apolitis masyarakat terhadap pilkada. Sebab masyarakat tidak yakin pilkada akan membawa perubahan. Kedua, pendataan pemilih tidak akurat. Sistem data kependudukan yang ada sangat memungkinkan warga tidak tercatat sebagai pemilih,\” katanya.

Ingin lebih baik

Kendati banyak warga yang memilih tidak mencoblos, sebagian warga masih tetap berharap bupati baru bisa membawa perubahan untuk Bekasi. Sebagian warga yang kecewa karena tidak bisa ikut mencoblos pun masih tetap menaruh harapan perubahan menjadi lebih baik.

Suharno, misalnya, tetap bersemangat berbicara soal figur bupati Bekasi yang pas. \”Dia harus punya perhatian serius pada sektor kesehatan, pendidikan, dan tenaga kerja,\” kata karyawan perusahaan di Jababeka itu.

Warga Lippo Cikarang seperti Suharno yang tidak apatis menyikapi Pilkada Bekasi ini sebetulnya cukup banyak. Esther (35) misalnya. Warga Bougenville Permai itu datang bersama ibunya, Ny Sariyani (70).

\”Saya dan ibu saya memang harus datang ke TPS ini. Sebagai warga negara yang baik, kita harus ikut pilkada karena ini demi masyarakat Bekasi juga. Kami tidak asal pilih. Kami baca informasi di Kompas dulu,\” kata Esther, karyawati perusahaan elektronik di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP).

Martha (19), warga Jalan Gunung Rinjani, datang ke TPS 11 di Taman Dago sebagai pemilih pertama. \”Saya ingin Bekasi menjadi lebih baik,\” kata mahasiswi Tarakanita Jakarta yang datang bersama kakaknya.

Di daerah Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Rohaya (54), Minggu siang, sibuk memanen padi di sawah yang disewa dari seorang pengusaha asal Jakarta. Peluh meleleh di sekujur tubuhnya karena tersengat matahari sejak pukul 08.00 hingga lepas tengah hari. Tak jauh dari Rohaya, suaminya, Taram (57), memunguti gabah yang tercecer.

Suami istri itu masih menaruh harapan pula kepada bupati terpilih. \”Kami mohon agar sawah di daerah ini jangan dijadikan perumahan atau kawasan industri. Ini satu-satunya tempat kami menyambung hidup,\” kata Rohaya. (nel)sumber

Entry filed under: Kegiatan. Tags: .

Peresmian Puskesmas Cibatu SWASTA BANTU RENOVASI PUSKESMAS DI DESA CIBATU CIKARANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

March 2007
M T W T F S S
« Nov   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: